Klub Malam Pertama Arab Saudi Mendapatkan Kecaman

Klub Malam Pertama Arab
Klub Malam Pertama Arab Saudi Mendapatkan Kecaman

Klub Malam Pertama Arab – Santer diwartakan bahwa Arab Saudi akan memiliki klub malam pertamanya di kota Jeddah. Klub tersebut dijadwalkan dibuka pada Kamis (13/6) kemarin waktu setempat dengan penyanyi Ne-Yo sebagai bintang tamunya.

Namun dikutip dari Euronews, pembukaan klub malam tersebut akhirnya dibatalkan beberapa saat jelang pembukaan. Klub malam yang diklaim halal dengan tidak menyajikan minuman beralkohol kepada tamu yang datang, sesuai dengan hukum di Arab Saudi itu dinilai bertentangan dengan norma-norma.

Klub Malam Pertama Arab Saudi

Klub malam di Jeddah itu bernama White. White yang berlokasi di pinggir pantai Jeddah itu merupakan cabang ketiga dari White lainnya setelah sebelumnya dibuka di Dubai dan Beirut, Lebanon. Pembukaan klub malam perdana bagi Arab Saudi dimaknai oleh banyak pihak sebagai mulai terbukanya Negara Kerajaan konservatif itu atas budaya luar. Kontan, klub malam tersebut menuai kontroversi.

Laman Arab News menyebut bahwa otoritas terkait untuk Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) membantah telah memberikan izin atas dibukanya kelab malam tersebut. GEA juga mengumumkan lewat akun Twitter resmi mereka bahwa mereka akan segera menginvestigasi video promosi yang memperlihatkan interior klub malam tersebut yang sebelumnya telah beredar di media sosial.

“Berdasarkan informasi yang disampaikan pada kami, acara (Project X) itu adalah pelanggaran atas prosedur hukum dan akan segera ditindak, serta tidak pernah diizinkan oleh badan,” demikian pernyataan tertulis otoritas tersebut seperti dilansir JawaPos.com, Sabtu (15/6).

GEA juga enambahkan, awalnya memang mereka mengeluarkan lisensi kepada pihak kelab, namun untuk kegiatan lain. Namun, pihak kontraktor disebut mengambil keuntungan berlebihan atas lisensi tersebut sehingga melakukan sejumlah pelanggaran serius dan tidak dapat diterima.

Sebelumnya rencana kelab malam itu menuai reaksi beragam di media sosial. Ada yang menyebut bahwa dibukanya kelab malam tersebut sebagai bagian rencana mereformasi kerajaan yang dijalankan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Pihak yang menolak juga beranggapan bahwa hadirnya kelab malam itu melanggar identitas keislaman dan tradisi di Arab Saudi sebagai tempat paling suci bagi umat Islam di seluruh dunia.

Laman Euronews menyebut masyarakat yang mengecam dibukanya kelab malam dapat menciderai citra kerajaan yang merupakan tuan rumah atas tempat paling suci di agama Islam itu. Tak sedikit pula yang menyatakan bahwa kelab malam akan menjadi pelanggaran berat bagi kaidah-kaidah keislaman di Arab meskipun pihak kelab menyebut tidak akan menyajikan minuman beralkohol.

Terpisah, Serge Trad, penasihat komunikasi untuk Addmind Hospitality Group, mengatakan bahwa iklan Instagram yang menampilkan gambar pembukaan kelab tersebut telah ditutup setelah dilaporkan banyak pihak. “Itu adalah bagian dari umpan balik negatif yang kami dapatkan. Orang-orang marah tentang pembukaan ‘White’ di sana,” tulis Trad.

Artis Ne-Yo terkait batalnya pembukaan kelab tersebut juga meminta maaf. Dirinya seperti sudah disinggung di atas memang dijadwalkan tampil sebagai pembuka. “Permintaan maaf kepada orang-orang Arab Saudi. Saya dalam perjalanan ke tempat ketika saya mendengar itu ditutup karena beberapa masalah teknis. Saya sangat menantikan untuk tampil. Banyak cinta untuk teman-teman saya di White Jeddah. Mungkin kita coba lagi lain kali.

Diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah event serupa memang kerap digelar di Arab Saudi. Event tersebut dihadiri pria dan perempuan dalam satu tempat, sementara Arab Saudi melarang pria dan perempuan berada di satu tempat yang sama kecuali di rumah sebagai suami istri atau keluarga.

Beberapa event di antaranya terpaksa ditutup karena tidak mendapatkan izin. Menjelang akhir tahun lalu, aparat berwenang di Jeddah juga menutup sebuah kafe lokal karena menggelar pesta yang mencampur pria dan wanita. Ternyata, pemilik kafe itu tidak mendapatkan izin pemerintah untuk menggelar event musik sehingga tempat itu pun akhirnya ditutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *